Masalahnya: top up harus “instan”
Top up sebelumnya masih kuat di channel yang sifatnya planned (VA or transfer or OTC). Tapi ada konteks yang lebih sering kejadian: ditop up-in orang lain, butuh cepat, dan nggak boleh ribet. Keresahan ini datang dari BOD dan jadi trigger utama project.
“User nggak perlu ngisi nomor apa pun, cukup tunjukin QR, top up beres.”
Kenapa CPM atau merchant-presented pattern
Saya sengaja pakai pattern yang udah familiar: mirip bayar di Indomaret/Alfamart. Jadi user nggak perlu belajar behavior baru. Logikanya: generate QR → tunjukin → scan → status.
Flow utama
- Top Up → pilih QRIS
- Input amount
- Show QR
- Status update
Delivery detail
Di engineering alignment, beberapa hal yang harus rapih supaya aman di skala besar:
- Idempotency: request dobel tidak bikin transaksi dobel
- Retry policy: handling error sementara tanpa spam request
- Observability: log atau metrics untuk monitoring
- Sequence & integration: create-bill, bill-status, callback notify
Outcome
Sekarang jadi salah satu channel cash-in kedua tertinggi.
